Wow, Ternyata Ada Acara Menelan Pedang Sedunia

00031993

Atraksi menelan pedang biasanya dipertontonkan di sirkus namun tidak untuk kali ini. Pada 23 Februari diadakan perayaan Hari Menelan Pedang di dunia. Sebanyak 200 ahli menelan pedang turut berpartisipasi di depan publik.

Acara tahunan ini adalah yang ketujuh kalinya digelar oleh Asosiasi Internasional Penelan Pedang. Pagelaran ini diadakan setiap Sabtu terakhir di bulan Februari sebagai “World Sword Swallowers Day”. Para peserta ini melakukan aksinya di selama kurun 24 jam meski berada di negara masing-masing.

Para partisipan dapat menelan pedang yang biasanya dilakukan pada pukul 2:23 siang waktu setempat dengan memilih lokasi di Museum Ripley’s. Aksi nekat massal ini dilakukan untuk memperingati atraksi kuno yang dilahirkan di era sebelum masehi oleh rakyat India.

“Orang-orang sebagian besar tidak menyadari kontribusi dari aksi menelan pedang terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kesehatan selama 150 tahun ini,” ucap Dan Mayer, president of Sword Swallowers Association International. Pada 1868 penelan pedang Dr. Adolf Kussmaul dari Jerman mengembangkan teknik mengeraskan endoskopi dan pada 1906 dilakukan pencatatan pertama esofagus penelan pedang.

“Menjadi penelan pedang artinya menyadari adanya sebuah jalan terusan yang tidak dimiliki orang biasa,” tutur George McArthur. “Sekali kamu mempelajarinya maka kamu akan memiliki dampak tertentu, seperti otot pada tenggorokan dan menyadari jika ada sesuatu yang salah dengan tubuhmu.”


loading...
Wow, Ternyata Ada Acara Menelan Pedang Sedunia | makinseru | 4.5