Waspada Aplikasi SMS yang Berbahaya

sms

Sejak 1999, jutaan orang telah meluangkan waktu di depan PC mereka untuk proyek SETI@home, yang mana menganalisis sinyal radio untuk mencari kehidupan cerdas di luar angkasa. Kali ini sebuah perusahaan keamanan TI memperingatkan orang-orang agar tidak terjebak pada hal seperti itu yang polanya mirip dengan pada zaman tersebut.

Sebuah perusahaan pembuat perangkat lunak keamanan untuk seluler telah mempublikasikan peringatan tentang aplikasi gratisan di Android yang bernama Bazuc, yang menyatakan bahwa aplikasi tersebut akan membayar USD 0,001 untuk tiap pesan teks yang dikirimkan dari perangkat seluler kita untuk kepentingan perusahaan tersebut.

Aplikasi tersebut biasanya ‘menyerang’ mereka yang menggunakan paket SMS (di Amerika Serikat kamu bisa memilih berlangganan paket bicara, SMS, dan internet pada operator di sana). Lookout, perusahaan keamanan TI tersebut menyatakan bahwa upaya yang dilakukan aplikasi Bazuc itu adalah spam.

Aplikasi tersebut memungkinkan untuk menciptakan celah keamanan pada ponsel. Keberhasilan aplikasi ini ‘menipu’ para pengguna terutama di daerah Brasil, Republik Dominika, Ghana, Israel, Thailand, dan Venezuela (belum sampai ke Indonesia). Banyak pelanggan Bazuc yang mengalami kerugian karena terjadi transaksi keuangan yang seakan berasal dari akun seluler mereka di bank langganan masing-masing.

Aplikasi ini mengeksploitasi celah keamanan pada perangkat seluler dan kemudian memungkinkan pencurian cookies yang nantinya akan membaca password bank kita. Hebatnya, Bazuc tidak terbaca sebagai malware karena diinstal ke Android secara legal.

Oleh karena itu, bila mungkin aplikasi ini sampai ke Indonesia, kamu harus waspada pada tawaran yang diberikan dan jangan sampai kamu menggunakannya karena ini akan membahayakan keuanganmu sendiri, apalagi bila kamu terbiasa bertransaksi lewat seluler.


loading...
Waspada Aplikasi SMS yang Berbahaya | makinseru | 4.5