Pernyataan Angel Lelga Yang Menuai Kontroversi Sesama Umat Muslim

Pernyataan Angel Lelga soal fatwa haram pemimpin kafir berdasar tafsir Al Maidah versi FPI tidak berlaku lagi lantaran diketahui hasil pesanan Pilkada DKI Jakarta menuai kontroversi.

Angel mengemukakan pernyataan tersebut lewat postingan video cuplikan tayangan acara di TV One dimana terlihat Mahfud MD tengah memberikan pernyataannya di akun Instagram miliknya.

Terkait pernyataan tersebut, ada netizen yang sependapat dan memberikan dukungan kepadanya. Namun ada pula netizen yang memberikan komentar sebaliknya.

“Yg komen pedas rata2 orang sumbu pendek, belajar dr gugel, mereka tdk mau mengakui kalo pemimpin yg mrk anggap kafir telah berusaha membenahi penyakit menahun ibukota. Ulama yg mana yg mrk bela?? Ulama yg dpt orderan??? Lalu bgmn dgn pilkada di luar DKI, mengapa ulama tsb tdk koar2, tdk mengeluarkan fatwa haram??? Karena mereka/ulama tsb tdk dpt orderan menjegal pilkada tsb. Msh bnyk ulama, kyai kampung yg bersih dr politik.. Knp harus menjudge @angellelga harus menghina kalo dia mualaf, blm tentu org yg islam dari lahir agamanya lbh pintar… So keep calm… Ga usah digubris org yg unfol toh eksistensi @angellelga tdk butuh pengakuan dr segelintir org yg tdk mau menerima perbedaan,” kata akun halida.hidayati.

“Itu potongan video pak Mahfud bukan mengatakan soal Pemimpin non muslim..Dari cara mbak @angellelga dgn licik mengambil potongan video ini dan membuat caption seperti diatas sudah JELAS pendapatnya tak berdasar dan manipulatif….Ckkckkckc sekali lagi KASIHAN sama yg percaya cuma gara2 agar dibilang “waras” “cerdas” “berakal sehat” kayak Tuhan yg buat ayat Alquran kalah cerdasnya dari mereka biarlah mereka pertanggungjawaban nanti,” papar akun lala_yudistira_.

Berikut ini isi lengkap pernyataan Angel Lelga yang menuai kontroversi :

Salam Waras

Diumumkan bahwa fatwa “Haram Pemimpin Kafir” berdasar tafsir Al Maidah versi FPI sudah tidak berlaku lagi karena terbukti fatwa tersebut adalah hasil pesanan khusus untuk Pilkada DKI saja. Lagipula oknum-oknum pemimpin massa yang teriak mengawal dan memperjuangkan fatwa tersebut adalah orang-orang munafik yang tidak layak dipercaya dan sekarang mereka sedang terjerat banyak kasus seperti penistaan lambang negara, pornografi, terorisme, pencucian uang serta korupsi dana umat.

Dan jangan lupa, mereka yang teriak haram pemimpin kafir di Jakarta ternyata malah dukung pemimpin non muslim di daerah lain kok. Asal kebagian jatah kue kekuasaan, cara apa saja halal digunakan. Contohnya adalah beberapa data Pilkada 2017 berikut ini :

1. PKS, PAN, dan PBB dukung PAULUS KASTANYA di pemilihan WALIKOTA AMBON

2. PKS,PPP dan PKB dukung IRENE MANIBUY jadi calon GUBERNUR PAPUA BARAT.

3. PKS dan PDIP usung SAMSON ATAPAN jadi calon BUPATI SERAM

4. PPP dan PAN dukung JEFRY RIWU KORE untuk calon WALIKOTA KUPANG

5. PKS, PAN dan PBB dukung YUDAS KORTANIUS menjadi calon BUPATI MENTAWAI.

Jadi sudah jelas ya…… kalo masih ada yang teriak lagi “Haram Pemimpin Kafir” berarti orang itu ambigu, oportunis atau mungkin munafik. Lagipula berdasar tafsir terjemahan Al Quran resmi versi Depag yang dibuat oleh para ulama ahli tafsir terkemuka tidak ada itu istilah “Haram Pemimpin Kafir”. Itu mah cuma akal-akalan para aktor politik yang tidak bisa bersaing secara jujur saja di Pilkada.

Oh ya waspada juga dengan modus para penjual agama ini untuk bikin fatwa haram pemimpin wanita di Pilkada Jatim untuk menjegal Tri Risma Harini sebagaimana dulu mereka menjegal Megawati untuk menjadi Presiden RI. Tapi saat di Pilkada Tangerang Selatan mereka (PKS) dukung Airin jadi walikota dan pura-pura lupa soal fatwa “haram pemimpin wanita”. Salam Waras.

 

loading...
Pernyataan Angel Lelga Yang Menuai Kontroversi Sesama Umat Muslim | makinseru | 4.5