Masjid di Australia larang muslim ucapkan selamat Natal

masjid-di-australia-larang-muslim-ucapkan-selamat-natal

Sebuah laman masjid terkemuka di Kota Sydney, Australia, menyerukan jamaahnya untuk tidak melakukan hal apa pun terkait perayaan besar umat Kristiani itu sebab dosa.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Senin (24/12), Seruan itu datang dari ulama bernama Syekh Yahya Safi menyampaikan itu pada khotbah Jumat pekan lalu dan kutipannya diunggah ke laman resmi Masjid Lakemba, Sydney, di situs jejaring sosial Facebook namun telah dihapus beberapa ulama mengecam kutipan itu.

Pejabat masjid dari komunitas muslim Libanon mengatakan itu ulah salah satu anggota muda mereka mengutip langsung dari sebuah situs Islam. Dalam situs itu dituliskan muslim tidak diperkenankan merayakan Natal maupun mengucapkan selamat pada umat Kristen.

Ulama Australia Ibrahim abu Muhammad mengatakan Islam merupakan agama damai, penuh toleransi, serta menghormati keyakinan orang lain. Dia berujar pada surat kabar the Sydney Morning Herald ada perbedaan antara berempati dengan kepercayaan dan bekerja sama dalam kepercayaan itu. “Kami diajarkan untuk mempunyai hubungan baik sesama manusia dan mengucapkan selamat di hari perayaan serta kegembiraan merupakan hal penting,” Ibrahim menegaskan.

Komunitas muslim Libanon mengatakan pernyataan itu tidak mewakili pandangan seluruh anggota. Ketua komunitas Dr. Jamal Rifi menegaskan muslim bisa berbagi kebahagiaan perayaan natal dengan keluarga, teman, kerabat, dan tetangga.


loading...
Masjid di Australia larang muslim ucapkan selamat Natal | makinseru | 4.5