Kisah Miranda yang Tetap Merasa Seksi Meski Punya Jenggot Pria

00033785Kaum hawa kerap merasa tak percaya diri dengan penampilannya meski sudah cantik, namun tidak dengan Miranda. Meski memiliki kelainan namun ia tetap merasa dirinya seksi. Hal itu patut diacungi jempol karena Miranda memiliki jenggot pria di wajahnya.

Miranda memiliki rambut halus di dagunya setelah melahirkan anak laki-laki di usia ke-21 tahun. Semakin lama rambut yang tumbuh makin tebal dan akhirnya menutupi seluruh dagunya. Alhasil ia harus mencabuti semua bulunya selama berjam-jam setiap harinya saat ingin keluar rumah.

Namun sejak Agustus 2008 Miriam memutuskan menumbuhkan jenggotnya karena merasa penasaran bagaimana rasanya. Semula ia takut akan dijauhi dan beberapa orang memang meresponnya negatif termasuk sang ibu. Kini ia telah bekerja di sirkus sebagai “wanita berjenggot” dan memberikan kesempatan untuk mengedukasi masyarakat mengenai apa yang dialaminya.

“Suatu hari aku sadar, rambut itu memang seharusnya ada di sana (dagu),” tutur Miriam. “Aku berhenti mencabutinya. Bukannya aku menumbuhkan karena berani namun lebih ke penasaran. Apa yang akan terjadi jika aku menjadi diriku yang sebenarnya.”

Ternyata kini Miriam malah merasa lebih seksi dan percaya diri karena menganggap jenggot itu sebagai kelebihan. Wanita kelahiran Jerman ini sekarang berharap bisa menemukan cinta setelah 10 tahun melajang.

Menurut Dr Rina Davison, seorang ahli endokrinologi di London, tumbuhnya rambut wajah yang lebat sebenarnya juga dialami wanita lain di dunia. Penyebab rambut tumbuh di tempat yang tidak lazim adalah hormon testosteron berlebih. Gejala yang terjadi di antaranya berat badan berlebih, jerawat dan menstruasi yang tak teratur.


loading...
Kisah Miranda yang Tetap Merasa Seksi Meski Punya Jenggot Pria | makinseru | 4.5