Horor Penculikan Gadis Selama 10 Tahun

penculikan

“Selama sepuluh tahun, apa yang dilakukan (para penculik) terhadapnya (Berry)? Ini sungguh gila,” ujar Ford, salah satu rekan kerja Berry di masa remaja, di gerai Burger King.

Ford sedang bekerja, ketika Berry diculik pada 21 April 2003, atau sehari sebelum gadis itu berulang tahun ke-17. Berry, kata Ford, harusnya pulang ke rumah ketika ia diculik.

“Kami selama ini berpikir, mungkin ia sudah meninggal dunia,” ujar Ford, bersyukur kawannya itu masih hidup. Pria yang memiliki putra berusia tiga tahun ini mengaku khawatir dengan kondisi mental Berry.

Sementara tim forensik Biro Penyelidik Federal AS (FBI) memeriksasebuah rumah di Cleveland, Ohio, tempat Berry dan dua perempuan lainnya disekap selama sepuluh tahun, hingga perjuangan dramatis Berry membebaskan diri beberapa hari lalu.

Polisi tak banyak melansir detil-detil seputar Berry serta dua korban lainnya, Gina DeJesus dan Michelle Knight. Berry yang kini berusia 27 tahun, memiliki satu putri berusia enam tahun yang lahir saat ia disekap.

DeJesus berusia 14 tahun ketika ia menghilang saat pulang sekolah pada 2 April 2004. Sedangkan Knight berusia 20 tahun, terakhir terlihat pada 23 Agustus 2002 di rumah sepupunya.

Ketiganya ditemukan di rumah Ariel Castro (52), seorang pengemudi bus sekolah. Castro ditahan bersama dua saudaranya, Pedro (54) dan Onil (50). Publik Amerika pun terhenyak akan kejadian ini.

Tidak ada yang mencurigakan selama ini di kediaman Castro.Tampak bendera Amerika Serikat (AS) dan Puerto Rico berkibar di beranda rumah bertingkat dua itu. Dindingnya dicat putih, khas Amerika, dan atapnya berwarna merah. Satu jendela ditutup kayu, tetapi hal itu bukanlah sesuatu yang aneh.

Saat ini, satu-satunya yang berbeda dari rumah itu adalah dasar pintu depan yang rusak. Charles Ramsey, tetangga mereka, membongkar pintu itu secarapaksa setelah mendengar Berry berteriak minta tolong.

Para tetangga pun luar biasa terkejut mengetahui bahwa castro menyembunyikan tiga gadis di rumahnya, Terutama mengingat bahwa pria in gemar memanggang makanan di halaman rumahnya dan berbagi dengan mereka.

“Seperti ular, tak ada yang mendengar apapun. Saya tak tahu bagaimana ia menyekap mereka. Mungkin ia punya cara untuk membuat mereka tutup mulut?” ujar seorang tetangga, Joe Torres, pemuda berusia 32 tahun yang tubuhnya dipenuhi tato.

Ketiga korban sudah pulang ke rumah masing-masing. Rumah DeJesus dipasangi tanda bertuliskan Welcome Home Gina. Polisi yang mengawal rumah itu, melarang wartawanmendekat. Namun, sempat terlihat Gina dipeluk keluarganya.

Tetangganya mampir dan berkumpul, beberapa meletakkan boneka anak-anak di bawah pagar yang ditempeli poster penculikan dengan gambar wajah Gina yang sudah memudar.

“Ia layak mendapatkan ini semua. Kisahnya menjadi bagian dari kami semua selama sepuluh tahun,” ujar kawan Gina, Kevin Doyle, dengan suaratercekat.

Lain lagi di rumah Berry. Meski penuh boneka dan juga dipasangi tanda bertuliskan, Welcome Home Amanda, suasananya sepi. Poster penculikan bergambar wajah Amanda juga masih ditempel di pagar.

Lissa Ruiz (13) datang membawa boneka beruang Teddy dan meletakkannya di tumpukan boneka lain. Ruiz adalah kawan sekolah keponakan Amanda, yang sering menceritakan betapa berat dampak penculikan Amanda terhadap keluarga itu.

Kisah itu membuat Ruiz waspada terhadap keselamatannya dan mengerti mengapa ibunya selalu khawatir. “Saya gembira (Amanda ditemukan). Saya sadar, sebagian besar kisah penculikan tak memiliki happy ending,” ujar remaja itu bijaksana.

sumber


loading...
Horor Penculikan Gadis Selama 10 Tahun | makinseru | 4.5