Fitnah di Twitter Bisa Dipenjara dan Dihukum Cambuk di Arab Saudi

fitnah-di-twitter

Mengejek hingga fitnah mungkin telah menjadi hal yang wajar di Twitter. Namun, hal ini bisa membuat kalian mendapat hukuman cambuk dan penjara.

Seorang pria di Arab Saudi terbukti bersalah karena memfitnah seorang penyanyi telah berzinah. Pria tersebut mendapat hukuman tiga bulan penjara dan hukuman cambuk sebanyak 80 cambukan.

Kasus ini terjadi saat tersangka menyebut seorang penyanyi asal Kuwait, Shams, telah melakukan hubunagan seks terlarang. Setelah dilakukan penyelidikan, tudingan tersebut ternyata tidak terbukti dan hanya sekedar fitnah.

Kasus ini diproses setelah Shams melakukan gugatan pencemaran nama baik. Bisa jadi, jika langkah ini tidak dilakukan maka tersangka tetap mengoceh dan menyebar fitnah di Twitter.

Tersangka berniat menjatuhkan nama baik korban, karena dirinya merupakan penggemar penyanyi pop lain saingan Shams. Tidak hanya kicauan, tersangka juga mengunggah foto rekayasa yang menampilkan Shams berpose vulgar.

Tidak bisa membuktikan keasliannya, dirinya akhirnya mendapat hukuman penjara, cambuk serta denda Rp 10 ribu Riyal atau sekitar Rp 30 juta.

Kejadian ini semoga menjadi pengalaman bagi semua pengguna Twitter.


loading...
Fitnah di Twitter Bisa Dipenjara dan Dihukum Cambuk di Arab Saudi | makinseru | 4.5