Beginilah Bentuk Tubuh Manusia 1000 Tahun Mendatang

Posted on

Wujud Bentuk Tubuh Manusia 1000 Tahun Mendatang

Evolusi telah mengubah bentuk manusia masa lalu menjadi bentuk yang sekarang Anda lihat. Namun menurut para ahli, evolusi masih terus terjadi hingga sekarang. Prediksi bentuk tubuh manusia 1000 tahun mendatangnya pun dilakukan.

Berikut adalah gambaran fisik tubuh manusia yang diprediksi oleh para ahli dalam 1000 tahun dari sekarang, seperti dilansir Thesun, Sabtu (6/10/2012):

1. Manusia akan menjadi lebih tinggi, sekitar 180-210 cm, karena faktor gizi yang lebih baik dan kemajuan ilmu kedokteran. Osteopath Garry Trainer, dari London, mengatakan bahwa tinggi rata-rata orang Amerika adalah sekitar 1inci lebih tinggi dari tahun 1960 lalu.

2. Usus menjadi lebih pendek sehingga tidak menyerap lebih banyak lemak dan gula. “Ini adalah cara alami untuk mencegah kegemukan,” ujar dokter gigi Dr Philip Stemmer.

3. Jika kesuburan pria menurun jauh, ukuran testis akan semakin kecil.

4. Lengan dan jari lebih panjang untuk mengurangi kebutuhan mencapai ujung terlalu jauh. Saraf di tangan dan jari-jari akan meningkat karena penggunaan perangkat yang lebih besar seperti iPhone yang membutuhkan koordinasi mata-tangan yang kompleks.

5. Ukuran otak menjadi lebih kecil karena tugas menghafal dan berpikir lebih banyak dilakukan oleh komputer.

6. Mata akan semakin besar untuk mengkompensasi mulut yang semakin kecil. “Komunikasi akan bergantung pada ekspresi wajah dan gerakan mata,” ujar Cary Cooper dari Lancaster University.

7. Dokter gigi Dr Stemmer juga berpikir manusia 1000 tahun mendatang akan memiliki gigi lebih sedikit karena makanan semakin lembut sehingga tidak banyak mengunyah dan menggigit. “Kita bahkan bisa mendapatkan nutrisi dari cairan atau pil di masa depan, yang bisa berarti gigi semakin kurang dan rahang surut,” ujarnya.

8. Memiliki dagu quadruple. “Tubuh kita dirancang untuk makan lebih sedikit dan menggunakan energi lebih dari gaya hidup modern yang dibutuhkan,” kata Rajiv Grover, konsultan ahli bedah plastik.

9. Setiap orang akan memiliki bentuk hidung yang sama karena iklim kurang berpengaruh. Pengkondisian udara sudah bergantung pada AC atau pemanas sentral.

10. Penggunaan pemanas dan pakaian hangat membuat manusia masa depan memiliki rambut yang sedikit atau botak, tapi akan ada lebih banyak keriput akibat terlalu sering menggunakan perangkat elektronik.

11. Leher kalkun kendor karena ektra matahari akan menyebabkan kulit kendor dan kelopak mata. Dan akan ada kulit yang lebih gelap karena orang bergerak mengelilingi planet dan terjadi percampuran ras.

One thought on “Beginilah Bentuk Tubuh Manusia 1000 Tahun Mendatang

  1. Evolusi Adalah Sebuah Kebohongan.

    Masih banyak bukti dan hukum-hukum ilmiah lain yang menggugurkan teori evolusi. Namun dalam buku ini kita hanya membahas beberapa di antara-nya. Itu pun seharusnya sudah cukup untuk menyingkap se-buah kebenaran terpenting. Meskipun ditutup-tutupi dengan kedok ilmu pengetahuan, teori evolusi hanyalah sebuah kebohongan; kebohongan yang dipertahankan hanya untuk kepentingan filsafat materialistis. Kebohongan yang tidak berdasarkan pada ilmu pengetahuan tetapi pada pencucian otak, propaganda dan penipuan.

    Berikut ini adalah rangkuman dari pembahasan sejauh ini:

    Teori Evolusi Telah Runtuh.

    Sejak langkah pertamanya, teori evolusi telah gagal. Buktinya, evolusionis tidak mampu menjelaskan proses pembentukan satu protein pun. Baik hukum probabilitas maupun hukum fisika dan kimia tidak memberikan peluang sama sekali bagi pembentukan kehidupan secara kebetulan.

    Bila satu protein saja tidak dapat terbentuk secara kebetulan, apakah masuk akal jika jutaan protein menyatukan diri membentuk sel, lalu milyaran sel secara kebetulan pula menyatukan diri membentuk organ-organ hidup, lalu membentuk ikan, kemudian ikan beralih ke darat, menjadi reptil, dan akhirnya menjadi burung? Begitukah cara jutaan spesies di bumi terbentuk?

    Meskipun tidak masuk akal bagi Anda, evolusionis benar-benar meyakini dongeng ini.

    Evolusi lebih merupakan sebuah kepercayaan – atau tepatnya keyakinan – karena mereka tidak mempunyai bukti satu pun untuk cerita mereka. Mereka tidak pernah menemukan satu pun bentuk peralihan seperti makhluk setengah ikan-setengah reptil, atau makhluk setengah reptil-setengah burung. Mereka pun tidak mampu membuktikan bahwa satu protein, atau bahkan satu molekul asam amino penyusun protein dapat terbentuk dalam kondisi yang mereka sebut sebagai kondisi bumi purba. Bahkan dalam laboratorium yang canggih, mereka tidak berhasil membentuk protein. Sebaliknya, melalui seluruh upaya mereka, evolusionis sendiri malah menunjukkan bahwa proses evolusi tidak dapat dan tidak pernah terjadi di bumi ini.

    Di Masa Mendatang pun Evolusi Tidak Dapat Dibuktikan.

    Menghadapi kenyataan ini, evolusionis hanya dapat menghibur diri dengan khayalan bahwa suatu saat nanti, entah bagaimana caranya, ilmu pengetahuan akan menjawab semua dilema ini. Mengharapkan ilmu pengetahuan akan membenarkan semua pernyataan tidak berdasar dan tidak masuk akal ini adalah hal yang mustahil, sampai kapan pun. Sebaliknya, sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, kemustahilan pernyataan evolusionis akan semakin terbuka dan semakin jelas.

    Begitulah yang terjadi sejauh ini. Semakin terperinci struktur dan fungsi sel diketahui, semakin jelas bahwa sel bukan susunan sederhana yang terbentuk secara acak, seperti pemahaman biologis primitif masa Darwin.

    Rasa percaya diri berlebihan dalam menolak fakta penciptaan dan menyatakan bahwa kehidupan berasal dari kebetulan-kebetulan yang mustahil, lalu berkeras mempertahankannya, kelak akan berbalik menjadi sumber penghinaan. Ketika wajah asli dari teori evolusi semakin tersingkap dan opini publik mulai melihat kebenaran, para pendukung evolusi yang fanatik buta ini tidak akan berani lagi memperlihatkan wajah mereka.

    Rintangan Terbesar bagi Evolusi: Jiwa.

    Banyak spesies di bumi ini yang mirip satu sama lain. Misalnya, banyak makhluk hidup yang mirip dengan kuda atau kucing, dan banyak serangga mirip satu dengan lainnya. Kemiripan seperti ini tidak membuat orang heran.

    Sedikit kemiripan antara manusia dan kera, entah bagaimana terlalu banyak menarik perhatian. Ketertarikan ini kadang menjadi sangat ekstrem sehingga membuat beberapa orang mempercayai tesis palsu evolusi. Sebenarnya, kemiripan tampilan antara manusia dan kera tidak memberikan arti apa-apa. Kumbang tanduk dan badak juga memiliki kemiripan tampilan, namun menggelikan sekali jika mencari mata rantai evolusi di antara keduanya hanya berdasarkan kemiripan tampilan saja; yang satu adalah serangga dan yang lainnya mamalia.

    Selain kemiripan tampilan, kera tidak bisa dikatakan berkerabat lebih dekat dengan manusia dibandingkan dengan hewan lain. Jika tingkat kecerdasan dipertimbangkan, maka lebah madu dan laba-laba dapat dikatakan berkerabat lebih dekat dengan manusia karena keduanya dapat membuat struktur sarang yang menakjubkan. Dalam beberapa aspek, mereka bahkan lebih unggul.

    Terlepas dari kemiripan tampilan ini, ada perbedaan sangat besar an-tara manusia dan kera. Berdasarkan tingkat kesadarannya, kera adalah hewan yang tidak berbeda dengan kuda atau anjing. Sedangkan manusia adalah makhluk sadar, berkeinginan kuat dan dapat berpikir, berbicara, mengerti, memutuskan, dan menilai. Semua sifat ini merupakan fungsi jiwa yang dimiliki manusia. Jiwa merupakan perbedaan paling penting yang jauh memisahkan manusia dari makhluk-makhluk lain. Tak ada satu pun kemiripan fisik yang dapat menutup jurang lebar di antara manusia dan makhluk hidup lainnya. Di alam ini, satu-satunya makhluk hidup yang mempunyai jiwa adalah manusia.

    Allah Mencipta Menurut Kehendak-Nya.

    Apakah akan menjadi masalah jika skenario yang diajukan evolusionis benar-benar telah terjadi? Sedikit pun tidak, karena setiap tahapan yang diajukan teori evolusioner dan berdasarkan konsep kebetulan, hanya dapat terjadi karena suatu keajaiban. Bahkan jika kehidupan benar-benar muncul secara berangsur-angsur melalui tahapan-tahapan demikian, masing-masing tahap hanya dapat dimunculkan oleh suatu keinginan sadar. Kejadian kebetulan bukan hanya tidak masuk akal, melainkan juga mustahil.

    Jika dikatakan bahwa sebuah molekul protein telah terbentuk pada kondisi atmosfir primitif, harus diingat bahwa hukum-hukum probabilitas, biologi dan kimia telah menunjukkan bahwa hal itu tidak mungkin terjadi secara kebetulan. Namun jika kita terpaksa menerima bahwa hal tersebut memang terjadi, maka tidak ada pilihan lain kecuali mengakui bahwa keberadaannya karena kehendak Sang Pencipta.

    Logika serupa berlaku juga pada seluruh hipotesis yang diusulkan oleh evolusionis. Misalnya, tidak ada bukti paleontologis maupun secara pembenaran fisika, kimia, biologi atau logika yang membuktikan bahwa ikan beralih dari air ke darat dan menjadi hewan darat. Akan tetapi, jika seseorang membuat pernyataan bahwa ikan merangkak ke darat dan berubah menjadi reptil, maka dia pun harus menerima keberadaan Pencipta yang mampu membuat apa pun yang dikehendaki-Nya dengan hanya mengatakan “jadilah”. Penjelasan lain untuk keajaiban semacam itu berarti penyangkalan diri dan pelanggaran atas prinsip-prinsip akal sehat.

    Kenyataannya telah jelas dan terbukti. Seluruh kehidupan merupakan karya agung yang dirancang sempurna. Ini selanjutnya memberikan bukti lengkap bagi keberadaan Pencipta, Pemilik kekuatan, pengetahuan, dan kecerdasan yang tak terhingga.

    Pencipta itu adalah Allah, Tuhan langit dan bumi, dan segala sesuatu di antaranya.

    Harun Yahya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *